Posts

Tahun Baru di Turki: Momen Berbagi Hadiah

Image
Merhabalar~ 31.12.2016 hitungan kalender, pukul 22.14 waktu Turki. Di Indonesia jam berapa berarti ya sekarang? Sudah selesai bakar petasan dan tiup terompetnya? Apa? Ada yang masih heng ot di luar? Jam segini? Anak gadis pula? Diizinin emak bapaknya? Duh duh duh.. Pusing pala abang, dek.. Emang harus banget ya ngerayain tahun baru? Baiklah, kita turunkan kadar pertanyaannya kalau begitu. Mesti banget ya berbahagia dengan nyalain petasan super gede dan bunyiin terompet berbarengan? Filosofinya apa coba? Ya itu kan yang niup terompet anak kecil kali, Er. Nggak tahu apa-apa, maklumin aja lah. Dimaklumi sebagai anak yang salah asuhan maksudnya? *ngajak ribut ๐Ÿ˜‚  Serius. Satu dari sekian kebiasaan 'perayaan' tahun baru di Indonesia yang bikin saya gagal paham adalah meniup terompet. Preet.. preet.. preetttt......................... Dan bayi tetangga pun bangun tengah malam. Padahal lagi demam. Terus ibunya bingung pontang-panting. Mending kalau cuma saki...

Review Novel: Tentang Kamu

Image
Judul Buku : Tentang Kamu Penulis        : Tere Liye Jumlah Hal : 524 hlm Penerbit      : Republika Cetakan      : Ke-1, Oktober 2016 Casts           : Sri Ningsih, Zaman Zulkarnaen, Nugroho, Rahayu, Tilamuta, Hakan Karim, Nusi Maratta, Aimee, Rajendra Khan, Nuraini, Lastri, Musoh, Kyai Ma'sum, Nyai Kyai, Pak Anwar, Kyai Wahid, Cathy, Sir Thompson, Eric, Ncik Razak, Deschamps, La Golo, Sueb, Pak Tua, Lucy, Eddy, Maximillien, Beatrice, dll.    ** "Halo, Sri." "Hi, Sri." "Selamat pagi, Sri." Yes , everything about you ๐Ÿ˜† ! Semua tentang kamu, Sri, gadis sederhana dengan semangat juang luar biasa!   Sri Ningsih, seorang anak nelayan tangguh yang berjuang merangkai mimpi-mimpinya dari nol. Dari bukan siapa-siapa menjadi apa-apa. Kehilangan dua sosok teramat penting dalam hi...

Jangan Membendung Cinta, Tuan

Hanya cinta yang menyulap fana menjadi ada. Dialah cinta yang mengubah mustahil menjadi nyata. Karena cinta seorang rela bergelar "Majnun". Juga tersebab cinta orang sanggup memahat gunung.   Itulah hikayat cinta; meretas jiwa ringkih manusia menjadi kekuatan luar biasa. Begitulah energi cinta; bergerak, menyulam riak menjadi gelombang. Menggulung, membesar, menghantam karang ! Anda benar, Tuan. Demi cinta, manusia bahkan rela menggadai nyawa. Dan tahukah Anda? Dalam agama kami, cinta itu disebut "i-m-a-n", Tuan. Menggulung, membesar, menghantam! Maka, adakah Tuan sanggup membendungnya ketika gelombang iman itu datang? Allahu yahdik! Bukan merajuk. Bukan pula mengharap simpati dan belas kasihan. Kami hanya menuntut keadilan, Tuan. Sungguh, demi jiwa-jiwa yang semua ada dalam genggaman-Nya, Kami tidak rela si penista agama berkeliaran seenaknya di balik punggung penguasa durjana. Tidak di sini, bumi pertiwi Indonesia. #Allahu Ghayatuna  ...

Sweet Age(s) !

Happy self-new-year, Erna ๐Ÿ˜„๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š !! Waah.. nggak kerasa ya udah tambah tua aja, Er? Semoga semakin cinta dan dicintai Allah swt (aamiin), semakin sayang Mamah Bapak, Aa, Teh Nur, Diwan, Midah Ndut, Mr. Gengsi plus kucingnya--Ekeng, dan Zeki (yang ini bukan kucing ๐Ÿ˜‚). Yes, I love my family as I love myself as I love my name as I love my birthdate, November 26th :D !  Alhamdulillah, terima kasih Allah atas segala kebaikan yang Engkau limpahkan. Atas segala bentuk pembelajaran, kesempatan, ujian, kesedihan dan terlebih lagi untuk semua kenikmatan tak terhitung. Atas semua takdir hidup yang telah Engkau gariskan; baik buruk, senang susah, lurus berliku, pahit dan manis--alhamdulillah tsumma alhamdulillah. TanpaMu, apalah arti seorang Erna? Sejujurnya, banyaaaak sekali hal, harapan baik dan targetan yang ingin saya raih mulai tahun ini. Saking banyaknya, sampai-sampai takut nggak keumuran, hehe. Mohon support doanya ya...

Voice of Indonesia Awards: Sekilas Tentang Kompetisi Cerpen Bilik Sastra

Image
Sampurasun sadayana .. Apa kabar OOL'ers? Sehat bugar semua ya, inshaAllah :). Minggu-minggu ini saya lagi senang bin bahagiaaa banget. Kenapa? Karena beberapa waktu lalu telah berkesempatan terbang ke Indonesia! ๐Ÿ˜† Yeayy~ Akhirnya pulang juga setelah dua tahun bercokol di Turki. Batal deh jadi kembaran Bang Toyib, hehe. Adalah Voice of Indonesia (VOI) di bawah komando siaran luar negeri Radio Republik Indonesia (RRI) yang berjasa memberikan tiket pesawat PP gratis ini. Kok bisa? Bisa dong.. Lah wong saya ikut lomba dan menang, apa mau dikata? ๐Ÿ˜‚. Pembacaan cerpen, live streaming via RRI Radio (06/11) Setiap tahun sejak 2011, VOI melalui rubrik Bilik Sastra menyelenggarakan sayembara cerpen bagi seluruh masyarakat Indonesia yang bermukim di luar negeri--ini syarat utama, tidak bisa diganggu gugat. Yang unik dari kompetisi ini, pesertanya berasal dari kalangan beragam dari berbagai negara! Ada IRT dari Amerika misalnya, entrepreneur , ma...

Cari Jodoh Orang Turki?

Iyap! Please welcome 'The next controversial post' of OOL : Cari Jodoh Orang Turki? xD. #Setelah publish ini langsung jedok-jedokin kepala ke tembok kamar. Ada yang berminat menikah dengan orang Turki? Cung hand ? Sudah bukan rahasia umum lagi kalau rata-rata orang Indonesia menikahi orang Turki tersebab perkenalan di jejaring sosmed, walaupun nggak semua. Pasalnya, ada juga yang dibantu diperantarakan alias dikenalkan oleh kerabat jauh atau teman yang memang sudah tinggal di Turki sejak lama. Atau kalau kamu punya kolega yang kebetulan sudah menikahi OT (gelin), siap-siap deh jadi sasaran tembak perjodohan tak terduga! *Goosebumps*. Apalagi kalau kamu udah bisa bahasa Turki, makin deh diincar jadi menantu idaman. (eh :P) Kembali ke pertanyaan awal, saya to-the-point aja ya. Beberapa waktu lalu seorang gelin meminta bantuan untuk dicarikan calon pasangan perempuan bagi dua orang teman suaminya yang OT. *Ngerutin alis, lipet dahi*...

Anak Kecil yang Tak Kecil

Suatu sore di yemekhane.. Bulet, temben, agak pendek, rambut kuncir kuda. Keliatan baru banget masuk asrama. Masih polos bak bubur ayam tanpa bawang. Tetiba ngadep belakang ke arah saya dan menyungging senyum singkat. Saya balas dengan anggukan ringan. Dipikir-pikir agak aneh juga sih dengan perilaku anak-anak baru tahun ini. Curi-curi pandang dari depan antrian, begitu kepergok lagi ngamatin langsung deh pasang senyum aneh yang sulit dipahami maknanya. Terus pura-pura tanya harga makanan padahal bandrolnya udah jelas termapang di etalase dan eh.. ujungnya minta kenalan plus duduk bareng. Hihi.  Nah anak yang satu ini saya nggak tahu apa motifnya. Semoga bukan berbalik karena sempet ngeliat muka berladang jerawat—huhu sisa stress bekas ngelab kemarin masih aja ada nih. Hiks, belum pernah seumur-umur di Turki ampe segininya. Kalau boleh milih mah nggak mau keluar sama sekali rasanya.. #lebay!!—lalu lalang di yemekhane . #lebay kuadrat “ Bunu cantama...