Beginilah 'Ras' Turki
Rasanya tidak pernah sedikit pun terbersit dalam hati kalau aku bakal keterima beasiswa Turki. Jangankan berharap, membayangkannya pun aku tak pernah. Ya, waktu itu hanya coba-coba sejujurnya. Iseng-iseng membuka link beasiswa yang di share teman sekelasku via dinding facebook - nya. Sungguh aku hanya coba-coba, membukanya, dan mengisi form online - nya kemudian submit . Tak lebih dari itu. Beberapa kolom persyaratan –yang bagi sebagian orang termasuk penting untuk diisi—bahkan kubiarkan kosong. Saat itu aku hanya berharap akan lolos seleksi beasiswa KGSP Korea yang sangat kuinginkan. Sambil menunggu pengumuman beasiswa KGSP tak ada salahnya mencoba daftar beasiswa lain, pikirku kala itu. Satu bulan berlalu sudah setelah itu. Aku tidak lolos beasiswa KGSP. Betapapun ingin, rupanya Allah belum mengizinkanku menuntut ilmu ke negeri ginseng. Tak banyak bersedih segera kusiapkan berkas untuk melamar beasiswa ADS Australia. Aku yakin bisa menembus beasiswa ini. Entahlah darimana k...