Posts

Showing posts with the label Mungkin Cerpen

Cerpen: SEIRIS PRASANGKA (extended version)

Image
Puan önemli değil , g eçer önemli. Nilai tidak penting, lulus yang penting. Yes! U jian akhir semester dua benar-benar rampung juga akhirnya. Lega sekali . Seolah berhasil mengangkat batu super besar dari kepala. Selesai ujian dan lulus. Apalagi kado terindah bagi mahasiswa selain ‘ujian selesai dan lulus’? Alhamdulillah, anggap saja ini sebagai berkah menjelang Ramadhan di negeri orang , batinku haru .   Seperti yang telah direncanakan jauh-jauh dulu, hari ini k ami—aku, Alona dan Shafya—akan belanja ke pasar harian di kawasan Cankaya-K onak . Menghadiahi diri atas perjuangan panjang menempuh ujian; belanja ala wanita. Sejujurnya tubuhku lelah sekali. Badan rasa remuk redam tak k a ruan. S ejak tiga hari terakhir aku dan beberapa kawan Indonesia lain disibukkan dengan agenda organisasi pelajar. Tapi apa daya? Janji telah terpatri, terutama kepada Shafya. “ A yolah, Fira. Ikut, yuk ! Temani. Aku bosan sekali di asrama. Aku stres dengan semua ujian ini. You know...

Balkon Gadis Nakal

Jika harus ada satu bagian dari asrama  yang paling tidak kusuka di sini, maka jawabannya adalah balkon. Dengan jiwa yang kuyakini memang introvert , aku selalu memilih untuk diam dan memendam perasaan. Meski harus menderita sendiri pada akhirnya. Seringkali aku lebih banyak berlindung di balik punggung Kenia--sesama  yabancı  satu lantai asrama--saat merasa keberatan akan sesuatu. Keberatan dengan toilet rusak, air panas yang mendadak berhenti, protes tentang jemuran kering siapa yang ada di gantungan di luar kamar, mengeluh tentang baju basah yang diangkat dan ditumpuk gadis turki seenaknya, apapun. Dan seperti yang bisa kalian tebak, Kenia selalu jadi orang pertama yang berdiri untukku. Hingga di suatu pagi buta, gumpalan asap memenuhi seisi koridor asrama. Seorang gadis berambut pirang keriting yang tidak kukenal sedang asik-asiknya menghisap rokok. Berkreasi dengan kepulan putih di udara. ' Salak !'(1) Umpatku pelan. Sesekali terbatuk-batuk sendiri tak karuan....