Posts

Semburat Asa Kaum Hawa

Alhamdulillah .. Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan makhluk bernama 'perempuan' sedemikian sempurna dengan segala keunikannya. Tanpa celah. Tanpa cacat. Kadang aku berpikir dan menerka nerka, mengapakah gerangan Allah menciptakan Hawa sebagai pendamping Adam? Mengapakah kiranya Allah menjadikan perempuan sebagai makhluk yang begitu lembut. Terlalu lembut malah hingga malaikat pun ragu tentang kemampuan kami (perempuan) untuk tinggal di dunia yang keras ini. Mengapa Allah mempercayakan kebaikan generasi suatu bangsa kepada kami, perempuan? Mengapakah kiranya tempat yang begitu dielu-elukan di akhirat kelak ternyata terletak di bawah kaki kami juga, perempuan?  Apa mengapa. Semua pertanyaan itu senantiasa berkecamuk dalam hati. Berkecamuk akhirnya semua jawaban kembali kepada diri kita sendiri. Untuk apa perempuan diciptakan?      Ini bukan tentang laki-laki atau perempuan. Bukan tentang siapa yang lebih kuat (diantara laki-laki atau perempuan) karen...

Nasilsin Sevdigim Blogz?

Long time no see ya, blogz :P. Nasilsin? iyi misin? Beni bekliysen mi acaba? Semoga maklum ya.. Maklum karena perhatian sementara teralih sepenuhnya pada Turkce #alibi. Teralih pada aktivitas 'administrasi dan kesekretariatan' yang cukup menyita waktu #alibi2  Aaaa... sinavim bitti~ Ujian selesai~ Alhamdulillah.. Syukur, benar-benar syukur sesyukur-syukurnya. Bagaimana tidak? satu minggu terakhir ini rasanya seperti ada batu super duper guede di kepala saya dan akhirnya berhasil diangkat juga hari ini. Yup! tepat setelah ujian bahasa Turki level B1 selesai. Tiga bulan khusus hanya untuk kursus B1. Gak kerasa, selesai sudah. Dan lulus dengan hasil yang baik, alhamdulillah.. Siap kembali menulis, siap kembali senam jari di atas keyboard. Dan yang pasti, siap untuk kembali berbagi inspirasi :D

Aaah.. Aku Iri !

Ya Allah.. bolehkah aku iri? Sungguh, Aku iri pada temanku nun jauh disana. Bukan. Bukan iri atas kekayaan hartanya. Bukan juga iri atas ke-modisannya dalam berbusana. Juga bukan iri karena ia dilahirkan dari keluarga terpandang. Tapi aku sangat iri pada keshalihannya. Aku sangat iri pada keteguhan hatinya dalam menapaki jalan kebaikan. Aku iri pada  kegigihannya dalam membela dan mempertahankan kebenaran. Aku iri atas segala kesederhanaannya meski ia dilahirkan dari keluarga berada. Aku iri atas segala kerendahan hatinya dalam keluasan ilmunya. Aku iri pada keluwesannya dalam bergaul dengan semua jenis manusia namun tetap mempertahankan jati dirinya yang sesungguhnya. Aku iri pada kejernihan pikirnya dalam memandang persoalan. Aku iri padanya yang selalu mengutamakan tabayyun (konfirmasi)  daripada sibuk berburuk sangka atas saudaranya. Aku iri pada keteguhan prinsipnya dalam menjaga izzah (image) nya sebagai seorang muslimah. Aku iri atas keshalihan dan baktiny...

Kristofer (1)

Karl Christopher Mxxxxxx.. nama lengkapnya. Nama terakhir sengaja saya tulis demikian karena faktor keterbatasan ingatan penulis :P-- Gak inget apa nama lengkapnya. Phew. Rambut keriting kecil-kecil, tinggi besar, kulit hitam, suara bass.. khas orang Afrika. Seingatku dia adalah orang tertinggi kedua di kelas TOMER kami. Bagi saya, Kristofer termasuk salah satu teman yang terbilang langka *apadeh. Bukan karena jarangnya warga kulit hitam disini tapi karena pertanyaannya yang terkesan kocak, polos dan kadang 'nyeleneh' menurut kami (baca: teman-teman kelas dan saya). Lutfen zor bir soru sorma! (tolong jangan nanya yang susah-susah) mesti jadi permintaan mutlak hoca kami sebelum mempersilahkan Kristofer bertanya.  =P "Erna, neden sen cok kucuk? (Erna, kenapa kamu kecil banget?)" tanyanya suatu siang saat kami (Kristofer, saya, Katy dan Mazuin) berjalan menuju Ege Dorm.  Saya mendongak dengan bersusah payah berusaha menemukan kepala sang penanya.  Badannya teta...

Turlish (Turkce-English)

Belajar bahasa asing itu, enak gak enak ternyata. Enaknya, kita belajar bahasa baru. Keseruan baru. Pengalaman baru. Dan tentunya ilmu baru *ihir.. Gak enaknya, makin hari (tanpa disadari) cara ngomong kita ternyata jadi makin gak karuan. Kamu yang kuliah di luar dan belajar bahasa selain Inggris, ngerasa juga gak sih? [NyariKawan.com] Bahasa Indonesia enggak. Bahasa Inggris berantakan. Bahasa Turki apalagi ! Hadeuuuh. Entahlah apakah hanya saya yang merasakan anomali bahasa ini atau kalian juga. Yang jelas, teman-teman di kelas TOMERku mengalami hal yang sama. Turki enggan, Inggris pun tak jelas. Jadilah lahir bahasa baru yang tak pernah diundang kehadirannya -- Turlish alias Turkce-English *fyuuh.. Esra Hoca: "Bu konuyu tamam mi cocuklar? (topik ini sudah ok ya anak-anak?)" Tanyanya PD seraya bersiap-siap menghapus tulisan mungil kecil 'nan lucu' yang baru selesai ia jelaskan. Andres: "Eeeh..." keluh Andres dengan dialek Spanyol yang kental. "...

MISI #1 Air wajahmu adalah budimu

“Kenapa? Marah? Kalau tidak suka dan tidak ikhlas, tinggalkan saja!” katanya dengan sedikit nada membentak.  Sudah dua jam lalu adzan ashar berkumandang. Sebentar lagi ayah dan si sulung akan pulang kerja sementara dua anak lainnya akan pulang dari pengajian. Rendaman baju sejak satu atau dua hari lalu tampaknya telah lelah menanti untuk dicuci. Sebaskom piring kotor pun masih tertegun sendu di pojokan sumur. Asap perih yang memedihkan mata mengepul riang dari tungku perapian seolah tak peduli dengan mata yang bercucuran karena kehadirannya. Sesekali terdengar bunyi tiupan songsong* dari arah dapur, dengan polosnya turut memeriahkan kegelisahan sore itu. Bu Mulya tampak sibuk bolak-balik dapur dengan sendok sayur plastik berwarna merah menggantung di tangan kanannya sementara tangan kirinya berusaha menahan si bungsu yang hampir terlepas dari gendongan.  Reina masih terpaku di mulut dapur. Memegangi mangkok plastik biru berisi toge yang akarnya tak...

Namamu HIDUP?

Wahai HIDUP, Siapakah kau gerangan? Mungkinkah aku mengenalmu? Wahai HIDUP, Apakah kau sebaik ibu? Memberi segala inginku  atas rengekanku? Ataukah setegas ayah? Menegur selalu atas segala laku lemahku?   Wahai HIDUP, Bagaimana aku harus mengahadapimu? Seperti apa dirimu pun aku tak tahu Wahai HIDUP, Andai aku mengenalmu, Andai saja bila aku mengenalmu, Tentu lebih mudah bagiku memperlakukanmu..