Teka-Teki 1441H
"Di dunia ini, nggak ada pasangan yang benar-benar klop satu sama lain. Yang ada adalah keluasan berlapang hati atau bersabar_"
Ketika suatu hari tetiba berandai-andai menjadi praktisi konsultan pernikahan dan parenting, mesti banget gara-gara:
1. Saking seringnya jadi sasaran curhat mamak2 yang rempong atau ibu2 yang baper(nya kelewatan).
2. Hobi aneh kamu 'mengamati kehidupan'. Ngaku koleris melankolis lah kok ngerjainnya hobi orang plegmatis, Er.. Er.. 😑.
3. Kecanduan ngulik2 segala hal yang berbau psikologi.
O God... How psychology can be this addicted? 😖
Eh salah!
Kenapa belajar ilmu baru itu selalu menyenangkan..? 😂
Eh eh tapi khususon ilmu psikologi, itu emang seru banget deh! Bisa mengerti makhluk bernama manusia itu menyenangkan, sangat. Dan memahami karakter perempuan dan laki-laki dengan segala keunikannya, adalah anugerah ilmu tertinggi yang luar biasa.
4. Ketika
ya Allah.. sungguh ilmuMu meliputi langit dan bumi. Rabbana maa khalaqta haada baatila.. 😢
5. Efek tersesat bermanfaat di channel youtube nya @Dedy Susanto dan @Rumil Al Hilya dr. Aisyah. Dan beberapa akun ''racun" psikologi lainnya.
6. Terinspirasi (hallah) menjadi sebaik-baik anak, sebaik-baik kakak, sebaik-baik adik, sebaik-baik tetangga, sebaik-baik rekan kerja, sebaik-baik menantu (aamiin), sebaik-baik isteri (aamiin 2x), dan sebaik-baik ibu bagi anak-anak (aamiin 3x).
Kalau kalian bertanya tentang resep terbaik berkomunikasi dengan semua jenis manusia, jawabannya ada di sana: psikologi.
Hayuk makanya Mak, Bunda, belajar melek psikologi yuk. Biar hatimu lebih banyak lega, mudah lapang dan bahagia. Karena apa? Karena paham ilmunya ;)
“Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap penjuru & pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al-Qur’an itu adalah benar”.
(QS Al-Fusilat: 53)
Ps:
Laki-laki (suami) juga wajib sekali melek psikologi ya, biar isterinya nggak sikit2 bilang : "Hayati lelah, Bang.."
Kerena suaminye tak kunjung paham 🙏😅.
Comments