Harta Karun Hijau di Tanah Rantau


Clungg! Ptakk!

Satu dua benda berwarna hijau jatuh beriring, ke kolam air mancur dan lantai papan tepat di samping kursi yang saya duduki. Fyuuh.. Untung nggak kena kepala. Bentuknya hampir mirip seperti lope, Guys.. 

Ada yang bisa nebak buah apa ini?




Karena dari jauh buahnya tampak tidak menarik--berkulit keras, ijonya buluk, liuknya aneh-- saya biarkan saya mereka tergeletak seadanya. Penasaran sih sebenernya, tapi mau ambil juga tengsin karena banyak penduduk lokal yang lalu lalang. Akhirnya, berdamai saja dengan situasi. Paling juga buah-buahan penghias pohon yang rasanya pahit, gumam saya. 

Berselang beberapa menit, seorang ibu lewat dengan terburu-buru. Sejurus kemudian, tanpa segan ia membungkuk dan tangannya sibuk memungut si hijau yang tadi sempat membuat saya penasaran. Beberapa buah kelihatan masih bagus sementara lainnya terlihat telah terbelah di bagian kulit akibat benturan dengan papan.      

Sambil berlalu, diendusnya buah itu dan hey.. dia gigit saudara-saudara! Saya sampai cengok sendiri liat kelakuan si ibu itu. Wah, ternyata buahnya bisa dimakan toh? Ckckck.

Rasa penasaran saya meluap sudah. Setelah memastikan tidak ada orang yang lewat (anak gadis banyak gengsinya ya xD), saya pungut beberapa buah yang baru saja jatuh. Setelah komat-kamit berdoa semoga tidak keracunan karena si hijau ini, saya cium dan gigit daging buahnya. Eh, kok rasanya mirip jambu batu? *Nah loh! 

Enaaakkkk...  

Kapan ya terakhir makan buah rasa tropis ini? Kayanya pas dapat jatah panen jambu kristal di IPB dulu. Satu, dua, aaahh.. tiga tahun yang lalu! Lama banget. Bener-bener buah rasa nostalgia.. Hiks. 
Kalau udah begini jadi lupa deh soal keracunan. Yang penting, makan terus =D. 
   

Kayseri armutu (buah pir Kayseri)

Post a Comment

Popular posts from this blog

Perempuan Indonesia di Mata Laki-laki Turki

Hati-hati dengan (kriteria) Pria Turki !

Cari Jodoh Orang Turki?

Satu Kata Tentang Orang Turki: 'tukang maksa!'

Pernikahan ala Turki