Mau Jadi Orang Turki? Ini Syaratnya! (1)

Did you know??

Orang Turki (OT) itu ternyata suka sekali loh minum teh (terutama) dan kopi. Bahkan bisa dibilang mereka lebih suka minum teh dibandingkan minum air putih. Gak heran, kalau kita jalan-jalan atau makan ke kafe-kafe atau warteg misalnya (tapi disini gak ada warteg ^^"), mereka kerap kali menyediakan teh.

Suatu hari saya penasaran ingin mencoba seperti apa rasanya teh Turki. Hari itu Kami mahasiswa Indonesia Izmir sedang berkunjung ke kantor YTB di Konak dan kebetulan seorang Abla sekaligus Memur (officer) YTB disana menawarkan teh pada kami. Bayangan saya ya.. sepahit-pahitnya teh ya paling segitu. Gak jauh beda sama di Indonesia. Atau gak, paling banter yaa mungkin mirip sama oca (teh jepang).
Singkat cerita, adalah saya dan seorang teman dari Indonesia (baca: kak Neira) duduk dengan secangkir teh. Dan Si Abla ngasih kita gula balok (blok gula) segitu banyaknya. Pikir saya
'Lebay amat si ini ngasih gula blok, bisa-bisa kena diabetes nih lama-lama'
Dengan PD nya, saya dan kak Neira hanya mengambil 1 blok gula dan mengaduknya santai. Minum dengan penuh percaya diri dan rasa penasaran yang tinggi. Tapi apa daya? Tak sampai 1 detik, lidah kami sudah memaksa keluar, menjulur, meringis. Gileee... pait beneeeerrrr !

Pantas saja, Irit sang ketua PPI Izmir memasukkan sekian banyak blok gula ke cangkir tehnya. Entah 5 atau 6 blok, saya tidak terlalu memperhatikan. Tanpa pikir panjang kami mengambil gula blok di meja, memasukkan dan mengaduk tehnya tanpa ampun. Haaa.. manisnya teh ini ~ :)

***

Sst.. sst.. Katanya, belum jadi Orang Turki kalau...

belum bisa minum teh turki TANPA gula

Ya..gimana mau minum teh tanpa gula? teh nya pait begitu. Jamu aja kalah pait sama teh Turki -,-
Hmmm... siapa juga yang peduli. Maksud saya, siapa juga yang mau jadi orang Turki :P

   
Post a Comment

Popular posts from this blog

Perempuan Indonesia di Mata Laki-laki Turki

Hati-hati dengan (kriteria) Pria Turki !

Cari Jodoh Orang Turki?

Pernikahan ala Turki

Satu Kata Tentang Orang Turki: 'tukang maksa!'