Salju, Tidak Selamanya Menyenangkan


Hari ini Izmir dingiin banget. Minus empat derajat menurut cuaca, literally dan feels like-nya. Sampai-sampai air di ubin-ubin beton luar asrama pun berubah jadi es! Luar biasa.

Lain di Izmir lain juga di Urla (kawasan kabupaten, red.). Kampus IYTE hari ini putih bersih, bembeyaz oldu. Pasalnya dari kemarin malam diguyur hujan salju. Jalanan sepanjang kampus (hasil kepo dari akun IG) udah berasa di Korea. Saljunya Manisa (kemarin Sabtu saya berburu salju ke sana 😂) aja kalah sama Urla hari ini.



Sepertinya benar, siklus setengah dekade salju tebal Izmir kembali terulang di tahun ini. Menurut Hoca, Izmir belum pernah setebal ini sejak lima belas tahun terakhir ! Wow.. Kesempatan langka (maklum biasanya cuma hujan salju ketombe alias tipis-tipis, hehe). Kami pelajar Indonesia senang bukan kepalang. Malah berharap salju akan semakin tebal lagi di sini, besok, besoknya dan seterusnya. Tapi di satu sisi kami tidak bisa membayangkan, jika salju di Izmir sudah sedingin dan setebal ini, apa kabar dengan kota lain seperti Erzurum dan Bolu? Perjuangan para asker1 di wilayah   perbatasan Hakkari serta Diyarbakır?

Istanbul saja sudah meng-cancel lebih dari seribu jadwal penerbangan akibat badai salju. Beberapa kampus terpaksa menunda ujian karena kondisi cuaca yang juga tidak memungkinkan (entah ini kabar baik atau buruk bagi mahasiswa yang sedang menempuh ujian final 😐). Lalu bagaimana dengan Kastamonu? Kota yang masuk daftar kota terdingin di Turki. Mungkin nggak sampai -30 derajat seperti Erzurum, tapi jika musim panas saja kita masih perlu memakai jaket tipis/ cardigan, bisa bayangkan sedingin apa winternya 😷😷?

Masih berharap salju Izmir lebih tebal, Er?



Istanbul yesterday

Sekolah diliburkan?


Kabar baiknya, alhamdulillah saya dan kawan-kawan pelajar masih punya mantel tebal untuk menahan dingin saat bepergian. Masih ada kalorifer atau soba2 untuk sekadar menghangatkan tubuh saat kembali ke ruangan. Jika pun tidak, paling enggak masih punya selimut buat bungkus badan ketika tidur. Lah orang-orang di Aleppo? *mereka udah ditangani IHH kali, Er*. Baiklah, pengungsi Suriah yang lain?   

Masih berharap salju Izmir lebih tebal?

--

1 tentara militer
2 penghangat tradisional berukuran besar dengan bahan bakar batu bara atau kayu bakar, umumnya disimpan di ruang utama rumah. Electric soba juga ada, ukurannya lebih kecil dan bisa dipindah-pindah.



Post a Comment

Popular posts from this blog

Perempuan Indonesia di Mata Laki-laki Turki

Hati-hati dengan (kriteria) Pria Turki !

Cari Jodoh Orang Turki?

Satu Kata Tentang Orang Turki: 'tukang maksa!'

Pernikahan ala Turki