Awas, Jangan Terburu-buru Daftar Beasiswa !


Ada yang berminat apply scholarship?
Santai aja lah ya, kecuali deadline udah di atas ubun-ubun xD. 

Berhubung pembukaan beasiswa itu umumnya memiliki selang waktu yang cukup panjang, saran saya hindarilah ketergesaan. Lebih baik manfaatkan waktu yang ada untuk mempersiapkan segala sesuatu sebaik-baiknya. Jangan sampai nanti menyesal ketika dokumen sudah diunggah, ternyata masih banyak kesalahan dan kekurangan. 

Seperti beasiswa YTB misalnya. Dia ini termasuk salah satu beasiswa unik yang hanya mensyaratkan aplikasi online alias bermodalkan formulir elektronik. 

Pendaftarannya bersifat irreversible -hallah-. Artinya sekali upload, atau sekali sebuah tahap selesai diisi, maka kamu akan sulit untuk mengubahnya kembali. Kecuali mau coba lagi dari awal. Tetapi aturan YTB cukup ketat juga sih mengingat setiap pendaftar hanya boleh memiliki dan membuat satu akun saja. Berani macam-macam dengan akun palsu? Hmm, siap-siap aja di-kick dari list! -serem-

Dulu, pas zaman saya daftar di batch 2013 -udah tua banget gue ya di Turki- sistem aplikasi online masih sering ngaco sehingga memaksa peserta untuk selalu mengulang proses pendaftaran dari awal. Sempet mau nyerah juga malah, saking senewennya. Sampai saya tergelitik untuk nge-email orang YTB, protes kalau sistem online-nya aneh bin eror. Haha. Untung ditanggepin. Selang satu atau dua hari kemudian web nya sudah kembali aman dan saya akhirnya bisa mengisi formulir dengan nyaman. Leganya.. Hihi. 

Belajar dari pengalaman yang ditolak web berkali-kali karena eror tadi, saya merasa tiba-tiba terlahir agak kreatif ketika itu. Tulisan esay dan motivasi dan kolom apa ya.. pokoknya bagian yang tulisannya paling panjang, saya copas ke word dan simpan di folder khusus. Males kan harus ketak-ketik ulang setiap saat. Mending kalau redaksi dan ide ceritanya sama. Lah kalau berubah sesuai mood? Gapapa sih, asal jadi lebih bagus =D. 

Intinya, dua tips yang ingin saya sampaikan  di sini adalah

1. Cermati persyaratan utama. Terutama untuk poin penilaian yang tidak bisa ditawar-tawar dan diganggu gugat. Misal kalau untuk beasiswa YTB mereka strict banget soal IPK, umur atau tahun kelahiran dan status kewarganegaraan (hanya orang non Turki dan tidak ada hubungannya dengan Turki yang diizinkan mendaftar beasiswa ini, oleh sistem komputer)

T: ''Umur saya baru kelewat sehari nih dari tanggal ketetapan umur. Masih punya harapan nggak ya kira-kira?''  
J: ''Hmm.. komputer terkadang memang lebih kejam dari programmer, Gaes. Saya sih pengennya ngasih harapan ke kamu, tapi permainan logika berkata lain. If, umur lebih dari... maka...''

Intinya, sebelum memutuskan untuk melamar beasiswa, sebaiknya pastikan kamu memenuhi syarat-syarat utama yang ditetapkan. Daripada membuang energi sia-sia, lebih baik mencari kesempatan lain yang sesuai kan?

dan

2. Jangan tergesa-gesa. Tahu sih kamu semangat banget pengen daftar beasiswa, tapi nggak segitunya juga kali. S-A-B-A-R. Hehe. Plis cek n ricek lagi. Manfaatkan waktu sebaik-baiknya, karena.. sekali di-submit data tidak akan bisa diutak-atik lagi. Percaya deh, kesabaran akan selalu lebih baik daripada penyesalan ;D.   


  # # #

Post a Comment

Popular posts from this blog

Perempuan Indonesia di Mata Laki-laki Turki

Hati-hati dengan (kriteria) Pria Turki !

Cari Jodoh Orang Turki?

Satu Kata Tentang Orang Turki: 'tukang maksa!'

Pernikahan ala Turki