Aaah.. Aku Iri !


Ya Allah.. bolehkah aku iri?

Sungguh, Aku iri pada temanku nun jauh disana. Bukan. Bukan iri atas kekayaan hartanya. Bukan juga iri atas ke-modisannya dalam berbusana. Juga bukan iri karena ia dilahirkan dari keluarga terpandang. Tapi aku sangat iri pada keshalihannya.

Aku sangat iri pada keteguhan hatinya dalam menapaki jalan kebaikan.
Aku iri pada  kegigihannya dalam membela dan mempertahankan kebenaran.
Aku iri atas segala kesederhanaannya meski ia dilahirkan dari keluarga berada.
Aku iri atas segala kerendahan hatinya dalam keluasan ilmunya.
Aku iri pada keluwesannya dalam bergaul dengan semua jenis manusia namun tetap mempertahankan jati dirinya yang sesungguhnya.
Aku iri pada kejernihan pikirnya dalam memandang persoalan.
Aku iri padanya yang selalu mengutamakan tabayyun (konfirmasi)  daripada sibuk berburuk sangka atas saudaranya.
Aku iri pada keteguhan prinsipnya dalam menjaga izzah (image) nya sebagai seorang muslimah.
Aku iri atas keshalihan dan baktinya kepada Ayah dan Ibunya.
Aku iri atas kasih sayang tulusnya pada saudara-saudaranya.
Aku iri padanya yang selalu mengutamakanMu di atas segalanya, selalu menjadikanMu sebelum apapun dari segalaNya 

Allah.. sungguh, aku sangat iri ! Benar-benar iri atas ketaatannya padaMu Rabb..


Post a Comment

Popular posts from this blog

Perempuan Indonesia di Mata Laki-laki Turki

Hati-hati dengan (kriteria) Pria Turki !

Cari Jodoh Orang Turki?

Satu Kata Tentang Orang Turki: 'tukang maksa!'

Pernikahan ala Turki